jump to navigation

MUSHOLLA DI ASRAMA MHS I / AUDITORIUM BARU POLTEKKES YOGYAKARTA, PERLUKAH !? Oktober 20, 2010

Posted by iapky in Pengumuman, poltekkes update.
trackback

Komplek Asrama Mhs I Poltekkes Ykt yg berlokasi di Jl. Gadingan, Banyuraden, Gamping, Sleman, 55293 sejak awal berdirinya (sekitar th 1982) tidak memiliki musholla sbg sarana beribadah para penghuninya.

Komplek Asrama Mhs I ini memiliki luas -/+ 2  Ha. Dengan luasan lahan yg kurang lebih sama dengan luas Komplek Kampus Terpadu Poltekkes Ykt di Jl. Tata Bumi 3, Asrama Mhs I tidak memiliki satupun sarana ibadah (musholla). Padahal di Komplek Kampus Terpadu Poltekkes Ykt tersedia 3 Unit Musholla, yaitu: 1 Musholla Utama (Musholla At Taqwa di Timur Auditorium Lama, red.), dan 2 Musholla Pendamping (musholla di Jurusan Keperawatan dan Jurusan Gizi).

Penghuni komplek Asrama Mhs I Poltekkes Ykt terdiri dari Mhswa Asrama Putra, Mhswi Asrama Putri, serta keluarga besar dosen yg berasal dari Kampus Terpadu Poltekkes (Jurs. Gizi, Keperawatan dan Kes. Lingkungan Poltekkes Ykt).

Kebutuhan akan musholla dan usaha2 utk mendirikan/menyediakan tempat
khusus sbg musholla telah dirintis & terus diusahakan oleh para penghuni Asrama Mhs I. Kebutuhan ini terasa semakin mendesak khususnya pada saat pelaksanaan ibadah Ramadhan. Selama ini para penghuni memanfaatkan ruang
serba guna/ruang pertemuan yg ada di asrama mhs sbg musholla sementara/ darurat selama pelaksanaan ibadah Ramadhan.

Wacana dan kebutuhan utk mendirikan musholla kembali mencuat & menguat seiring dgn :

  1. Mayoritas penghuni asrama mhs maupun asrama dosen Kampus Terpadu adalah beragama Islam.
  2. Telah selesainya pembangunan Auditorium Baru Poltekkes Kemenkes Ykt yg lebih besar dan lebih megah dgn menggunakan anggaran APBN Th 2009. Auditorium yg diberi nama “Graha Bina Husada” ini mampu menampung setidaknya 1.500 orang pengunjung.
  3. Telah mulai dimanfaatkannya Auditorium Baru tsb utk berbagai kegiatan oleh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Ykt, seperti wisuda, PPS, seminar, munas, latihan bela diri. Diwaktu2 yg akan datang pastilah juga akan semakin banyak dilirik orang utk kegiatan mantenan (sebagai gedung manten).
  4. Mulai diterapkannya kebijakan “wajib masuk asrama I” bagi mhs baru Tk I yg berasal dari Jurs. Gizi, Keperawatan dan Kes. Lingkungan Poltekkes Ykt.
  5. Semakin jauhnya nilai2 kehidupan dan pergaulan para penghuni asrama mhs I dari norma2 agama dan nilai2 luhur budaya ketimuran.

Musholla dan Pembangunan Mental Spiritual

Kehadiran sarana ibadah dlm suatu lingkungan/tempat tinggal masyarakat sangat penting dan strategis artinya di tengah masyarakat. Sarana ibadah dapat
berfungsi sbg benteng keimanan dan ketaqwaan masyarakatnya, dapat dijadikan sebagai pusat informasi dan sarana pembinaan mental bagi umatnya.
Pembinaan mental spiritual masyarakat juga dpt dilaksanakan scr lebih
nyaman, efektif-efisien ditempat yg tersedia secara khusus tsb.

Rasulullah Muhammad SAW saat pertama kali datang/hijrah dari Mekkah ke Madinah juga langsung mendirikan tempat beribadah yg dikenal dgn Masjid Kuba. Hal ini menandakan betapa pentingnya kehadiran/keberadaan sebuah sarana ibadah bagi pembinaan mental spiritual masyarakat.

Masjid pertama yg didirikan Nabi Muhammad SAW

Masjid Kuba, masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah.

Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya -sesuai amanat UUD 1945 dan UU Sisdiknas- tak hanya melulu pd pembangunan fisik material saja, namun juga pembangunan mental spiritual.

Musholla tidak hanya penting kehadirannya pada saat Ramadhan menjelang, karena di dlm ajaran Islam ibadah tidak hanya ditegakkan pada bulan Ramadhan saja, namun juga wajib menegakkan sholat selama lima kali dalam sehari, disamping kegiatan2 kerohanian lainnya.

Sangat disayangkan jika sampai saat ini Poltekkes Kemenkes Ykt tidak memiliki perhatian, kepedulian dan terobosan utk menyediakan tempat khusus sbg sarana ibadah para penghuninya, khususnya musholla, karena lahan di lingkungan Asrama Mhs I masih cukup tersedia untuk didirikannya sebuah musholla. Disamping itu, biaya untuk pendirian/ penyediaan musholla di dalam lingkungan Asrama Mhs I tentu tidaklah semahal biaya untuk pendirian Auditorium Baru “Graha Bina Husada”, yg menghabiskan dana sebesar Rp. 5.421.197.000,-

Musholla, Solusi Pembangunan Sumber Daya Manusia Poltekkes Ykt Seutuhnya

Sebagai pengurus alumni Poltekkes Ykt kami mendukung penuh suara2 dari para mhs baru dan para penghuni asrama mhs I yg menginginkan keberadaan/ berdirinya sarana ibadah (musholla, red.) di lingkungan asrama mhs I.  Mari kita dorong bersama2, agar para penghuni asrama mhs I tidak hanya pintar2/ memiliki prestasi akademik tinggi, namun juga diiringi dgn kecerdasan emosional dan spiritual yg tinggi pula, budi pekerti yg terpuji, akhlak yg mulia, dst.

Smoga hal ini dapat segera direalisasikan… Amien…!!!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: