jump to navigation

Kisah Sukses Alumni

Disini adalah tempat bagi para alumni Poltekkes Ykt yang ingin mengabarkan kepada para alumni/Civitas akademi Poltekkes Ykt lainnya tentang kisah suksesnya dalam merintis pekerjaan/bisnisnya.

Mari berbagi. Semoga kisah suksesnya menginspirasi bagi para sejawat dan juniornya. Bagi para alumni yang ingin membagi informasi/kisah suksesnya merintis pekerjaan sebagai tenaga kesehatan profesional/lainnya, mohon untuk menghubungi Pengurus c/q. Sekretariat IAPKY agar dapat dipublish di website ini, yaitu :

  1. Email Pengurus :  pp.iapky@gmail.com
  2. Abdul Hadi. K dengan nomor telepon 08122729039. Atau melalui email : alhiko@yahoo.com
  3. Abdul Majid dengan nomor telepon 08121567157

Format informasi yang perlu disampaikan adalah :

Kalau punya foto-fotonya, silahkan di upload juga yaa.. Terima kasih atas partisipasinya.

Semoga bermanfaat.

Komentar»

1. iapky - Juli 10, 2008

Berhubung belum ada alumni Poltekkes Depkes Ykt yang memulai menceritakan kisah suksesnya, maka perkenankan kali ini pengurus IAPKY akan coba mengangkat 1 dari sekian kisah sukses Alumni Poltekkes Ykt, yaitu Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun AMK, MKes, Alumni dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Depkes Ykt.

Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun AMK, MKes adalah Pimpinan dari RSIA Sakina Idaman yang beralamat di Jl Monjali, Ngemplak, Karangjati 29, Sinduadi, Mlati, Sleman,Ykt.

Suami beliau, Drs. H. Damanhuri MBA, MM adalah Ketua Yayasan Sakina Idaman, dan juga seorang Kepala Desa Sinduadi Mlati, Sleman, dilantik sebagai Kepala Desa pada tanggal 21 November 2007.

Keluarga Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun AMK, MKes dan Drs. H. Damanhuri MBA, MM ini tinggal di Blunyah Gede 60, RT 03/32, Sinduadi, Mlati Sleman, Yogyakarta.

Perempuan tangguh kelahiran Klaten, 18 Mei 1953 ini merintis praktik bidan pribadi dengan label Bidan Bu Daman Tahun 1993 dan sekarang berkembang menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sakina Idaman. Membuka klinik bidan di rumah atas dorongan anak yang pada waktu itu memerlukan perhatian serius agar tidak gagal dalam perkembangan jiwanya. Waktu itu, pagi siang kerja di rumah sakit (RSUP Dr Sardjito), sore malam di klinik swasta, sehingga waktu di rumah sangat terbatas.

Visi RSIA ini : Ibu selamat, bayi sehat keluaga bahagia.
Pelayanan yang dilaksanakan di RSIA Sakina Idaman antara lain pertolongan persalinan, pemeriksaan kehamilan, konsultasi ibu menyusui, pelayanan KB, reproduksi sehat bagi ibu, suami dan remaja, pemeriksaan anak sehat dan sakit. Selain itu juga pelayanan atau konsultasi gizi, bayi, anak, remaja, ibu hamil dan menyusui.

Sumberdaya yang tersedia di RSIA Sakina Idaman: dokter spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis anak, bedah, dokter umum, penyakit dalam, bidan dan perawat, selain ahli gizi dan tenaga penunjang lainnya.

Fasilitas yang tersedia di RSIA Sakina Idaman antara lain: ruang bersalin, ruang tunggu yang nyaman, parkir luas, ruang pemondokan dengan 30 tempat tidur, antar jemput pasien gratis, tempat ibadah buka 24 jam, wartel, dan mini baby shop.

Mulai tahun ini RSIA dikembangkan menjadi rumah sakit umum dengan tambahan 32 tempat tidur sudah 50 % jadi.

Pasangan Dra Hj Sri Muslimatun AMK MKes dan Drs H Damanhuri MBA MM disamping sukses mengelola RB Sakina Idaman, juga sukses meraih anugerah Keluarga Sakinah Teladan I Tahun 2008. Sebelumnya pasangan ini sukses terpilih mewakili Kab. Sleman maju ke Tingkat Prop. DIY. dan di tingkat Prop. DIY juga sukses terpilih sebagai Keluarga Sakinah Teladan I. Pasangan ini akan mewakili Propinsi DIY maju ke tingkat nasional bulan Agustus 2008.

Kita doakan bersama, agar alumni Poltekkes Depkes Ykt ini dapat kembali berhasil terpilih sebagai Keluarga Sakinah Teladan I tingkat nasional. Sehingga secara tidak langsung akan ikut mengangkat nama baik almamaternya… Poltekkes Depkes Ykt, menguatkan motivasi bagi alumni baru Poltekkes untuk dapat mengikuti jejak suksesnya.
—————————————————-
Tambahan Info:
Pada Pilkada Kab. Sleman Th 2010, Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun AMK, MKes juga maju mencalonkan diri sbg Calon Wakil Bupati, berpasangan dgn Bpk. Hafidz Asrom, MM (Anggota DPD Prop. DIY). Pasangan ini mendpt dukungan dari partai2 besar, seperti PKS, PPP, dll.
Slamat Ibu Sri Muslimatun, Smoga Sukses terpilih menjadi Wakil Bupati Sleman. Kami siap mendukung Alumni yg sholihah & Bersih…!

Bravo Bu Hj Siti Muslimatun !!!

======================================

Sumber:
Kedaulatan Rakyat
Situs Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum Kab. Sleman
Sururudin’s Weblog

2. iapky - Juli 22, 2008

Hari Selasa, 22 Juli 07 pukul 11.40 WIB saya mendpt teman chatting seorang alumni Poltekkes Ykt dari Jurs. Analis Kes.
“Kebetulan saya dapat email dari miling list Poltekes Depkes” katanya memulai pembicaraan/chatting.

Namanya adalah Danang Kurniawan, lulus Th 2003. Lelaki single -yg lagi nyari calon istri- Saat ini bekerja di Jakarta, di perusahaan service support mining, oil dan gas, Subsidary-nya Halliburton. Kantornya ada di Tebet, Jakarta Selatan.

“Walaupun background saya analis kerjaan sekarang gak ada hubungan sama analis…..hehehe” katanya.
“Saya sekarang di bidang pengembangan bisnis, divisi TENORM inspection” lanjutnya.
“Tahun ini saya masuk kuliah S1 ngambil K3 di UI…. biar lebih fokus gitu”.

Selamat dan Sukses untuk semua alumni Poltekkes Ykt dimana saja bertugas. Sektor kesehatan maupun non kesehatan. Jangan lupa utk terus meningkatkan keahlian dan keilmuan dgn melanjutkan studi meski sambil bekerja, seperti Mas Danang ini.

Bravo Alumni Poltekkes Yk !

3. iapky - Agustus 14, 2008

Sosok berikut ini cukup eksentrik, dengan latar belakang keilmuan di D3 Kesehatan Lingkungan AKL Depkes Yogyakarta, lalu melanjutkan ke S1 di STTL (Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan) Yogyakarta namun akhirnya karena kegemarannya mengotak-atik komputer, telah membawanya menjadi seorang pengembang Sistem Informasi, software dan website/internet. Bahkan sampe lupa kuliah, “STTL masih “menggantung”, abis dulu banyak godaan coba2 bisnis sama temen2, salah prioritas kayaknya. he2..” katanya.

Namanya adalah Unggul Cahya Saputra, lahir Maret ’80. Alumni AKL Depkes Ykt ini masuk kuliah tahun 1998 dan lulus tahun 2001. Sudah menikah, dan saat ini bertempat tinggal di Gg. Melati, Tambak dk 1,RT 02, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, 55182 (Mirota Godean ke utara mentok).

“Bulan lalu saya dari Aceh lho, di Banda dan Langsa, sempat ke Idi sebentar,kebetulan ada yg pake sistem informasi Baitulmaal disana”. katanya bangga dengan profesi IT-nya itu sehingga bisa menghantarkanya melanglangbuana hingga ke ujung Barat Indonesia, Nangroe Aceh Darussalam.

Unggul pulalah melalui Perusahaan Teratama Technology System yang beberapa waktu lalu menjadi pengembang website Politeknik Kesehatan Yogyakarta, sekarang pake CMS turunan Aura, tapi udah dimodifikasi semua. “Kalau dilihat dari biaya pembuatan seh mepet, tapi demi Poltekkes gak papa”, katanya.

Selamat mengharumkan nama Poltekkes di sektor IT. Memang karier kita tak slalu mulus/sejurus dengan latar belakang keilmuan yang kita tempuh, namun bukan berarti kuliah kita itu jadi sia-sia.

Bravo Alumni Poltekkes Ykt. !

4. indosaputra - Agustus 19, 2008

mmm :D tak sangka chatingan sama bang alhiko di tulis disini hehe… walau kelakar dlm chating tapi emg begitulah adanya … tahu gitu kuceritain semua hihihi …
pingin tahu lebih jauh ? mari kita sharing bersama tuk kemaslahatan umat manusia dan alam semesta :)
oya, mgkn bisa kasih essay survey ttg ilmu poltek ke saya saat saya ke luar jogja (bkn apa2, soalnya terhitung sering jalan aja), ..tp kl sempat yaa..

walau emg ga langsung di kesling sesuai profesi seharusnya, tapi insyaalloh jiwa kesling sy tetap ada. bagaimana dg rekan2 ?
kita bisa sarankan perusahaan/instansi tempat kita bekerja untuk melaksanakan ilmu yg pernah kita peroleh (misal: kesling), yakinkan aja keuntungan2 bagi perusahaan. (maaf hanya bicara kesling, krn sy emg jebolan kesling)terus, ilmu yg saya rasa sll berperan skrg adalah: k3, penyuluhan, dsb.. karena sy ikut dalam analisa sistem jadi emg ga sia-sia kuliah poltekkes (akl), menurut saya kesling se-level dgn IT, dibutuhkan dimana-mana :D

makasih bapak-ibu dosen semua… saat itu pimpinan ibu Lucky beserta staf2 nya …semoga Alloh memberikan kebaikan lebih banyak kepada Anda semua dan kita bersama, Amien

5. mazprazz - Agustus 23, 2008

Salam…

Wah.. ternyata ketemu disini…
Saya Dimas Prasetyo, Alumni Analis, lulus th 2005..

Pak Idi Setyobroto, Pak Primiaji, Pak Abdul Hadi… kita pernah kerjasama waktu PPS Mahasiswa Baru Th.2003 ato 2004. Kebetulan Waktu itu saya Ketua Outbondnya dan Wk. Ketua Umum BEM Direktorat yang perdana..

hehehe…

for more info —-> http://www.friendster.com/dimasprasetyo

Sukses terus Poltekkes….

6. iapky - Agustus 26, 2008

Kali ini saya akan mengangkat sebuah kisah sukses lagi yg datang dari Alumni Jurs. Analis Kesehatan (JAK) Poltekkes Depkes Ykt yang meskipun masih fresh graduated, namun sudah mulai mencoba berwirausaha sendiri, tidak lagi ingin menjadi bawahan/ajudan di “kerajaan” orang, namun berusaha untuk menjadi “Raja Kecil di negerinya sendiri“.

Kebutuhan/Serapan pasar kerja terhadap lulusan Analis Kesehatan sampai saat ini memang masih sangat baik, ditandai dengan menjamurnya laboratorium2 klinik swasta di berbagai tempat/kota menjadikan alumni JAK selalu dicari. Hal ini juga dialami oleh Alumni JAK yang satu ini.

“Halo.. Saya Dimas Prasetyo, Alumni Poltekkes Jur. Analis
kesehatan, Lulus Th. 2005
.” Katanya mengawali pembicaraan.

“Saya kebetulan dulu Ketua BEM Jurusan Analis dan Wakil Ketua Umum BEM Direktorat Poltekkes Ykt pertama.”

“Sekarang saya dan teman sedang merintis laboratorium klinik di Jl. Ahmad Yani Bandung dan sebentar lagi akan ada di Cimahi. Kebetulan baru 2 bulan ini saya dan teman saya itu keluar dari PRAMITA LAb Bandung utk berkonsentrasi di LAb kita yang baru”.

“Disamping itu juga saya kebetulan Hobi di Internet dan komputer sehingga saya sudah mempunyai “usaha kecil2an” yaitu 2 warnet di Bandung. Doakan ya… biar growth…” katanya merendah. Lokasi Warnet-nya deket dgn Daarut Tauhidnya AA GYM, bahkan ia juga sering ketemu sama AA GYM, soalnya warnetnya deket banget sama tempat tinggalnya.

Kita semua tentu ikut mendoakan semoga makin banyak alumni Poltekkes Ykt yg berjiwa enterpreneur seperti Dimas dan sukses dalam usahanya tersebut.
Tentunya akan “relatif” lebih mudah jika para alumni mengembangkan wirausahanya dalam bidang yang masih terkait/sejalan dengan keilmuan dan ketrampilannya semasa kuliah di Poltekkes, seperti kisah Dimas ini (dengan lab.klinik-nya) dan Kisah Sukses Alumni yang pertama (Ibu Sri Muslimatun dengan RSIA Sakinah Idaman-nya). Namun demikian tidak menutup kemungkinan jika para alumni mengembangkan wirausaha yang lain sesuai hobi-nya masing2. seperti Dimas Prasetyo yg hoby internet dan komputer lantas membuka usaha warnet… Hebat!
Ayo siapa lagi alumni Poltekkes Ykt yang ingin menyusul? Misalnya, Anda alumni Jurs.Gizi, bisa dan punya Hoby masak, maka kenapa tidak membuka restoran/usaha catering…? Atau, Anda alumni Jurs.Kes-lingkungan, bisa dan punya Hoby mengolah sampah jadi pupuk, maka kenapa tidak membuka usaha pupuk/pertanian organik…? dll, dst…

“Salam Buat Poltekkes.. Kita Support terus POltekkes Kok.. Siip…” katanya menyemangati.

For more info dan foto dari Sdr. Dimas Prasetyo, bisa mengunjungi websitenya di FS dgn alamat : http://www.friendster.com/dimasprasetyo

7. iapky - November 26, 2008

Dini Hari Kamis, 27 Nov’08 saya berkesempatan chatting dgn seorang alumni Jurs. Keperawatan (dulu AKPER Depkes Yk) bernama : Imam Handoko. Ia adalah lulusan Akper tahun 1995.

Ia sekarang masih bekerja di sebuah clinic tempat terpencil di Sweihan Clinic, po box 10223, Abu Dhabi, Uni Arab Emirat (UAE). Dulunya ia adalah PNS dgn profesi sbg perawat di RS Dr. Sardjito, Yogyakarta.

Saat ini gajinya di UEA sebesar 3000 USD. “Alhamdulillah, gaji besar tapi pengeluaran juga besar, sama aja. Cuma kualitas hidup di sini lebih baik, semua fasilitas ada dan mudah.” katanya.

Sudah 3 tahun ia tidak pulang ke Indonesia. “Sebenarnya ada rasa pingin pulang, tapi di Indonesia udah pada ketinggalan temen-temen.”

Ia skarang sdh tidak lagi menjadi PNS di RS Dr.Sarjito, kan udah kelamaan di UEA. Tahun kemarin (2007) ia mendapat surat, di suruh pulang ke RSSardjito, namun tidak dijawabnya.
“Dulu di suruh nulis surat pengunduran diri, tapi saya nggak buat. jadi ya nggak dapat apa apa (pensiun PNS, red)”.

“Kalau cerita pengalaman hidup, di Indonesia lebih banyak, disini karena multiculture, kita hanya bisa mengenal sebatas kebudayaan mereka aja, kalau pengalaman kerja di sini kita terbatas sesuai dengan job description aja, technical skill tertentu aja yang biasa kita lakukan tiap hari, sedangkan ketrampilan kerja yang lain ya..sedikit.”

Ketika saya tanyakan apakah ia sdh melanjutkan pendidikan ke S1 ? Imam menjawab : “Belum, dulu sebelum berangkat sebenarnya dapat prioritas pertama untuk program CI / clinical instructure (pembimbing lapangan mahasiswa praktek) dan dosen tapi keburu dapat panggilan di sini”.

Soal keinginan melanjutkan studi ke S1 ? “Ya ada juga, masalahnya jika saya nerusin di sini nggak ada keuntungan untuk kareer saya, karena D III saya udah di akui setara dengan yg lulusan S1, RN registered Nurse /Qualified technician. Sekarang gantian anak-anak dulu yang sekolah”.

“Anak saya sekolah KG 2 / TK besar pertahun bayarnya 3000 USD, di sini sekolah mahal sekali.”

Kapan slesai kontrak kerja disini (UEA) ? Imam Handoko menjawab: “Ya, semau kita aja. kita di sini bisa di sebut PNS juga, jadi batas nya sampai 55 thn”.

I love Indonesia, anyway !” sehingga ia tetap mempertahankan berkewarganegaraan Indonesia (WNI).

Ayo, siapa lagi yg berminat menyusul jejak sukses Bpk. Imam Handoko ini ? jangan takut mencari nafkah ke LN, dan jangan hanya menjadi jago dikandang sendiri. buktikan ketrampilan profesional kita di kancah internasional/global…

Bravo Alumni Poltekkes Depkes Ykt…

8. imamhk - Januari 7, 2009

Assalamualaikum

Apa kabar pak Abdul Hadi?
Chatting kok ditulis di sini Om Redaksi ? kayaknya ada yang perlu disensor tuch !? but …. anyway ..no problem

Salam untuk semua alumni,, khususnya lulusan ’95

9. iapky - Januari 11, 2009

Kali ini admin website IAPKY akan mengangkat kisah sukses alumni Poltekkes Depkes Ykt lainnya. Sehubungan belum adanya masukan informasi -secara langsung/suka rela- dari para alumni, sehingga jika dalam perbincangan on line pd saat chatting dengan alumni tertentu terdapat kisah sukses dan menarik, maka itu menjadi bahan masukan berarti bagi posting “kisah sukses alumni” di blog iapky ini. Hal ini telah admin lakukan terhadap 4 orang alumni (Danang Kurniawan, Unggul Cahya S, Dimas Prasetyo, dan Imam Handoko) yg kisahnya telah termuat di posting sebelumnya. Begitupula dengan kisah sukses alumni yg satu ini.

Namanya : Dwi Endah, sosok yg imut2 ini adalah alumni AKL/Jurs. Kes.Lingkungan Poltekkes Depkes Ykt lulus th 2006. Ia kemudian melanjutkan studi S-1 di FKM Undip Semarang dan mengambil peminatan Promkes (Promosi Kesehatan), dan lulus S-1 pd th 2008.

Setelah lulus Ia lalu mendaftar kerja di Rumah Bersalin Gratis Rumah Zakat Indonesia (RZI) di Jln. Parangtritis No.7 (Jokteng timur) Yogyakarta. “Alhamdulillah sejak lulus S1 langsung kerja di Rumah Bersalin Gratis Rumah Zakat Indonesia di bagian Program Officer” katanya bahagia.

Dengan bersemangat Dwi Endah bercerita “Alhamdulillah ilmu saya bermanfaat banget untuk managemen kesehatan dan membuat plan2 kesehatan. Target layanan kami diperuntukkan bagi para mustakhik
(Orang-orang yg tidak mampu). Pelayanan persalinan yg diberikan bener2 gratis”.
“Kalo ada tetangga yg gak mampu mau melahirkan rekomendasi kesini ya Pak”. tambahnya sambil mempromosikan.

Wah, ini sih benar2 pekerjaan sosial kemanusiaan… Bener2 “kerja=ibadah”.

Ketika ditanya apakah Endah sudah merit? Dengan jujur dan malu2 Endah menjawab: “he..he..belum Pak, mau nyariin. boleh tuch. kalo boleh requez yg sholih Pak, lo..lo..:) Saya jg pegang prinsip, salah satu keberkahan pernikahan ditentukan prosesnya kan Pak.. (proses yg syari,red)”.

Iya deh kita bantu, Melalui website alumni ini, semoga bisa menjadi media silaturrahim, skaligus biro jodoh bagi para alumni yg sudah sukses dan belum merit/sudah sukses dalam pekerjaan dan ingin mencari istri lagi …. he2. (Maaf becanda,red.)

Hayo, siapa yg memenuhi kriteria dan berminat serius ?! Silahkan bisa menghubungi admin di alamat email yg tertera diatas/langsung saja menghubungi Sdri Dwi Endah di … Rumah Bersalin Gratis RZI, Jln. Parangtritis No.7 Yogyakarta.

Semoga Dwi Endah smakin sukses dalam pekerjaaannya dengan mendapatkan calon suami yg terbaik… AMin..

Bravo Alumni Poltekkes Ykt. !

10. iapky - Maret 4, 2009

KISAH SUKSES ALUMNI KEPERAWATAN DI NEGERI KANGGURU

Pada Tanggal 2009/1/12, Ririn Rahayu Widiasih mengirim email ke pp.iapky@gmail.com, ia berkisah sbb:

“Hi,
Saya lulusan Akper Depkes Yogya th 1994. Pernah kerja sbg PNS sampai th 2006. With Allah love and semangat bondho nekat (bonek), saya sekarang menetap dan kerja sebagai Registered Nurse di salah satu RS di Sydney, Australia dgn gaji antara 33 – 70 AUD/jam, dan dgn rata2 kerja 40 jam seminggu.
Insya Allah, saya akan bagi cerita within the next few weeks.

Salam………… RIRIN”

Wah, ini crita sukses yg menarik utk disimak juniornya dan tmn2 alumni keperawatan lainnya. Bagaimana semangat Bonek bisa mengantarkan seorang Ririn Rahayu Widiasih menjadi Registered Nurse di salah satu RS di Sydney.

Harap bersabar dulu ya.. nanti kalo sdh ada email lanjutannya akan kita tayangkan selengkapnya disini.

Keep spirit Alumni Poltekkes Ykt !

11. iapky - Agustus 9, 2009

KISAH SUKSES ALUMNI DI INTERNAL POLTEKKES YKT

Kali ini saya ingin mengangkat kisah sukses para alumni yang kini berkiprah di internal Poltekkes Depkes Yogyakarta. (baik di level Jurusan dan Program Studi, maupun Direktorat Poltekkes)

Sampai dgn posting ini dibuat, tercatat ada sejumlah nama alumni yang telah memegang jabatan penting di internal Poltekkes Ykt, sebut saja diantaranya (CMIIW) :

1. Menjadi Ketua Jurusan: Joko Susilo, SKM, MKes (Gizi) ; Heru Subaris K, SKM, MKes (Kesling); dll.

2. Menjadi Ketua Prodi: Sri Puji Ganefati, SKM, MKes (Kesling) ; Abdul Ghofur, SKp, MKes, Atik Badiah, SPd, SKp, MKes, (Keperawtn) ; Taadi, SST, MKes (Kes. Gigi) ; Heni, SST, MKeb (Kebidn) ; dll

3. Menjabat struktural di Direktorat Poltekkes Yk: Suharyana, SKM (Kesling) ; dll.

Kita nantikan kiprah alumni yg lebih banyak dan lebih nyata lagi di pos-pos jabatan penting lain di internal Poltekkes Ykt. Bahkan untuk menjadi PUDIR dan Direktur Poltekkes Depkes Ykt sekalipun ! Kenapa tidak?!

Jangan sampai terjadi, alumni dari jurusan tertentu, tidak berani memimpin di Jurusan tsb, tetapi malah menyerahkan pucuk pimpinannya kepada orang dari luar alumni jurusan tsb, dan berpuas diri hanya menjadi bawahan saja.

Ini seperti inferiority complex yg accute!
Mau Memimpin?! Tapi Mampu nggak?!

Bravo Alumni !

12. iapky - Maret 14, 2010

KISAH SUKSES ALUMNI SBG DOSEN BERPRESTASI POLTEKKES YKT

Kali ini gilirannya saya mengangkat kisah para alumni yang menjadi PNS/dosen di Poltekkes Kementerian Kesehatan Ykt dan sukses meraih prestasi dalam Lomba Dosen Berprestasi Poltekkes Tingkat Nasional, yg diadakan oleh Badan PPSDM Kes, Depkes RI Jakarta.

Kesuksesan para alumni meraih Juara dalam Lomba Dosen Berprestasi Poltekkes Tingkat Nasional dimulai sejak tahun 2007 (Tahun pertama dimulainya Kejuaraan bergengsi tsb). Pada tahun tsb Bpk Aan Suwoto, SKM, MKes -alumni dari Jurs.Keperawatan- berhasil meraih Juara I.

Pada tahun selanjutnya (2008), Bpk. Waryana, SKM, MKes -alumni dari Jurs. Gizi- kembali berhasil menyabet Juara II Lomba Dosen Berprestasi Poltekkes Tingkat Nasional.

Di tahun ketiga Kejuaraan tsb (2009), Bpk. Bambang Suwerda, SST, MSi -alumni dari Jurs. Kes.Lingk- kembali sekali lagi mengharumkan nama Poltekkes Ykt dgn meraih Juara I Lomba Dosen Berprestasi Poltekkes Tingkat Nasional.

Dengan demikian, 3 thn berturut2 alumni Poltekkes Ykt berhasil mengharumkan nama almamaternya.

Luar Biasa… Ayo pertahankan Tradisi Juara I dan II utk Poltekkes Ykt.

Bravo Alumni !

13. iapky - Oktober 20, 2010

KISAH SUKSES ALUMNI SBG PENGGAGAS DUSUN SEHAT & PRODUKTIF DENGAN MEMILAH SAMPAH

Kali ini pengurus IAPKY akan memperkenalkan seorang lagi alumni yg juga Dosen Berprestasi dari Jurs. Kes. Lingkungan. Namanya menjadi harum/tenar karena idenya dalam Pengelolaan Sampah Mandiri berbasis komunitas. Beliau adalah Bpk. Iswanto, SPd, MKes.

Melalui usahanya yg luar biasa, Dusun Sukunan, Desa Banyuraden, Gamping, Sleman, tempat ia tinggal menjadi terkenal/tenar sbg Dusun Ramah Lingkungan, yg memenangi berbagai lomba kebersihan. Saat ini Dusun Sukunan telah menjadi rujukan bagi daerah2 lainnya dlm pengelolaan sampah menjadi limbah yg produktif/menguntungkan.

Pada awalnya Bpk Iswanto menawarkan program tersebut kepada warga, agar setiap rumah tangga membagi sampah menjadi tiga bagian, berupa kaca dan logam, plastik, dan kertas. Setelah dikumpulkan ternyata sampah itu laku dijual. Hal ini membuat masyarakat sangat antusias mendukung program yg dirintisnya.

Berbagai penghargaan telah diraih atas usahanya ini. Sejumlah media massa-lokal maupun nasional- juga sudah banyak memberitakan kesuksesan pengelolaan sampah mandiri tsb,termasuk di internet, sperti pd tulisan berikut ini:
(1). http://nostalgia.tabloidnova.com/articles.asp?id=10207
(2). http://rickysiregar.wordpress.com/2008/04/10/analisis-sosiologi-terhadap-artikel-%e2%80%9cmemotret-geliat-komunitas-pengelola-sampah-jogya-dari-sukunan-menuju-masyarakat-zero-waste%e2%80%9d-rusman-nurzaman/
(3). http://jogjakotaku.multiply.com/journal/item/64/sukunan_bersemi_kampung_ramah_lingkungan

Dusun Sukunanpun kini kian ramai dikunjungi oleh para pejabat, warga masyarakat dari tempat2 lainnya utk studi banding tentang pengelolaan sampah mandiri tsb.

Semangat yang dapat menjadi contoh bagi dusun-dusun lain di Indonesia itu telah membawa Sukunan Bersemi mendapatkan penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Pemberdayaan Perempuan pada Oktober 2004.

Ternyata Sampah bukan lagi menjadi masalah, justru dpt membawa Berkah. Kuncinya: Kelola sampah sejak dari sumbernya. Pilah sesuai golongannya…!

14. iapky - September 25, 2013

KISAH SUKSES ALUMNI SBG DOSEN BERPRESTASI POLTEKKES YKT (Part 2)

Setelah 3 tahun berturut2 alumni Poltekkes Ykt berhasil mengharumkan nama almamaternya dalam kancah kejuaran Dosen Berprestasi Tingkat Nasional yg selenggarakan oleh Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI pada Tahun 2007-2008-dan 2009, maka pada tahun 2010-2011-dan 2012, kejuaraan tsb kembali berhasil diraih oleh dosen dari Poltekkes Kemenkes Ykt. Istimewanya lagi, mereka semua adalah para alumni dari Kampus Poltekkes Ykt juga.

Dosen yg berhasil meraih predikat Dosen Berprestasi I pada tahun 2010 adalah Bpk. M. Primiaji R, SST, MKes, seorang dosen Jurs. Gizi yg adalah alumni Akzi Depkes Ykt lulusan tahun 1988.

Dosen yg berhasil meraih predikat Dosen Berprestasi I pada tahun 2011 adalah Ibu Yuni Kusmiyati, SSiT, MPH, seorang dosen Jurs. Kebidanan yg adalah alumni Akbid Depkes Mangkuyudan Ykt lulusan tahun 2001.

Dosen yg berhasil meraih predikat Dosen Berprestasi I pada tahun 2012 adalah Bpk. Agus Wijanarka, SSiT, MKes, seorang dosen Jurs. Gizi yg adalah alumni Akzi Depkes Ykt lulusan tahun 1995.

Stiap prestasi para alumni akan menjadi kebanggaan bagi almamaternya. Selamat berprestasi kpd seluruh alumni Poltekkes Ykt.


Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: