POLTEKKES YOGYAKARTA TELAH LULUS MENJADI BADAN LAYANAN UMUM (BLU) Oktober 22, 2011
Posted by iapky in Pengumuman, poltekkes update.add a comment
Melanjutkan posting sebelumnya DISINI, setelah melalui proses perjuangan panjang utk menyusun dokumen Badan Layanan Umum (BLU) Poltekkes Kemenkes Ykt agar akuntable, benar, menarik, dan layak tayang, serta latihan ujian BLU berulang kali, akhirnya Poltekkes Kemenkes Ykt telah dinyatakan lulus penuh menjadi BLU. Hal ini terjadi pada Hari Senin, 10-Okt-2011 di Kemenkeu RI Jakarta.
Dengan demikian, terhitung sejak tgl 1 Januari 2012, sistem pengelolaan keuangan di Poltekkes Kemenkes Ykt telah berubah menjadi Badan Layanan Umum (BLU), sebagaimana yg telah berlaku di sejumlah Rumah Sakit milik Pusat dan Poltekkes Kemenkes lainnya, seperti Poltekkes Bandung, Semarang, Makasar, Medan, dll.
Menurut UU No. 1 Tahun 2004 Pasal 68 Ayat (1) maka BLU adalah sebuah badan yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
AYO BERQURBAN DI POLTEKKES JOGJA ! Oktober 20, 2011
Posted by iapky in Pengumuman.add a comment
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1432 H yang akan jatuh pada tanggal 6 November 2011, serta dalam rangka meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan semangat berkurban civitas akademika Poltekkes Yogyakarta (termasuk para alumni) kepada Allah SWT telah dibentuk Panitia Kegiatan Peringatan Hari Raya Idul Adha 1432 H/2011 M.
Terkait dengan hal tersebut, Panitia akan mengkoordinasikan penggalangan dana dan pengumpulan shohibul qurban dari seluruh civitas akademika Poltekkes Yogyakarta (termasuk para alumni Poltekkes Ykt) guna pembelian hewan qurban.
Panitia Idul Adha 1432 H merencanakan akan melaksanakan peringatan Hari Raya Idul Adha pada hari Selasa, 8 November 2011 dan akan mendistribusikan hewan qurban dari sumbangan civitas akademika Poltekkes Ykt kepada yang berhak menerimanya/warga masyarakat sekitar kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta maupun ke lokasi-lokasi yang mengajukan permohonan/ membutuhkan bantuan.
Adapun ketentuan dalam pengumpulan sumbangan qurban adalah sebagai berikut:
- Bantuan berupa uang dapat dikumpulkan/diserahkan melalui petugas (karyawan/ dosen dan Mahasiswa yang ditunjuk) di jurusan masing-masing selambat-lambatnya sampai dengan Hari Senin, 1 November 2011.
- Hasil pengumpulan dana dari karyawan/ dosen dan mahasiswa Poltekkes Yogyakarta tsb selanjutnya akan disetorkan kepada Bendahara Panitia Idul Adha 1432 H (Ibu Puti Sudarwati, SIP) paling lambat hari Selasa, 2 November 2011.
- Bagi Bapak/Ibu/Sdr yang ingin menjadi Shohibul qurban, iuran perorang sebesar Rp. 1.350.000,- (sudah termasuk biaya penyembelihan).
Dana yang telah terkumpul tsb selanjutnya akan dibelikan hewan qurban berupa sapi/kambing untuk dilaksanakan penyembelihannya pada Hari Raya Idul Adha 1432 H.
Mari Berqurban di kampus Poltekkes Yogyakarta. Buktikan
Semoga Allah SWT meridhoi dan menerima amal ibadah kita semua… Amin..
MORATORIUM? BUKAN MASALAH ! INI SOLUSI ! Oktober 13, 2011
Posted by iapky in Pengumuman, poltekkes update, Tips Memasuki Dunia Kerja.add a comment
Akhir2 ini, istilah “moratorium” mencuat hangat diberbagai perbincangan media massa dan masyarakat. Menurut penelusuran Google Trends istilah moratorium mulai mencuat kepermukaan sejak bulan Juni 2011 hingga sekarang. Puncaknya pada sekitar bulan Agustus 2011.
Apa Itu Moratorium?
Moratorium atau penghentian sementara rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia. Pemerintah merencanakan moratorium penerimaan CPNS pd 1 Sept 2011 -s/d- 31 Des 2012. Kebijakan moratorium akan diberlakukan selama 1 th, kalau ternyata penataan belum beres akan diperpanjang. Penundaan penerimaan itu tdk hanya berlaku utk CPNS namun juga dialami tenaga honorer. Hal ini disampaikan Menpan dan Reformasi Birokrasi (EE. Mangindaan) di Kantor Wapres, Jakarta, Jum’at (19/8/2011).
Langkah Moratorium jangan hanya dilihat dari sisi penundaan saja, tapi juga sisi penataan kembali yg diharapkan berujung pd right sizing (jumlah yg tepat) utk pelayanan publik.
Kemenpan dan RB akan melakukan penataan terhadap instansi pemerintah yg dinilai memiliki pegawai berlebih dan tidak efisien kinerjanya. Bertambahnya jumlah pegawai disejumlah instansi tidak terlepas dari pemekaran daerah pd th 2001-2009 menjadi 7 propinsi dan 154 kab/kota. Berdasarkan data yg dimiliki, jumlah PNS pd 2003 sekitar 3,7 juta, naik cukup signifikan menjadi 4,7 juta pd 2011 dgn perincian jumlah PNS di pusat sebesar 916.493 pegawai, dan daerah 3.791.837 pegawai, atau 1,98 % dari total penduduk Indonesia.
Kebijakan moratorium ditempuh karena belanja pegawai suatu daerah lebih besar dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yg dimiliki. Atas dasar itu, Kemenpan dan RB meminta daerah2 yg beban belanja pegawainya diatas 50 % tidak melakukan rekrutmen pegawai.
Meski demikian, kebijakan tsb diharapkan tidak mengorbankan pelayanan publik. Sebab pelayanan publik merupakan ujung tombak dari reformasi birokrasi.
Moratorium telah menjadi peraturan bersama 3 menteri, yaitu Menpan dan RB, Menkeu, dan Mendagri pd tgl 24 Agustus 2011. Beberapa jenis tenaga teknis masih tidak terkena moratorium, seperti tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan teknis.
Moratarium PNS sudah ditetapkan lewat diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 26 tahun 2011 tentang Pedoman Perhitungan Jumlah Pegawai Negeri Sipil yang tepat. Menurut aturan tersebut, moratorium belaku sejak 1 September tahun 2011 ini. Dan untuk daerah yang kekurangan PNS, solusinya akan ditranfer PNS dari kabupaten atau daerah yang berlebihan.
Bagaimana Nasib Alumni Baru Poltekkes Ykt?
Memperhatikan uraian tsb diatas, maka bagi alumni baru / fresh graduated Poltekkes Kemenkes Ykt yg telah diwisuda “massal” pd tgl 28 dan 29 Sept 2011 masih terbuka kesempatan utk memenuhi impian dirinya ( &/ keluarganya) utk menjadi PNS. Asalkan berani menerima tantangan menjadi PNS di berbagai daerah provinsi atau kab/kota yg anggaran belanja pegawainya kurang dari 50 % dari total APBD.
Siap menerima tantangan ini?
Kalau tidak, maka jadilah bisnisman/wirausaha sektor kesehatan saja! Sektor Kesehatan Swasta juga membuka lebar kesempatan berkarya bagi alumni Poltekkes Ykt.
Ingat, Pintu rizki tidak hanya dgn menjadi PNS !! Itu paradigma lama sebelum adanya Poltekkes. Lulusan Poltekkes Ykt sekarang mestinya siap terjun ke masyarakat dgn menjadi wirausahawan kesehatan, membuat Rumah Sakit, Balai pengobatan, Klinik Sanitasi, Laboratorium Klinik, usaha Catering, dll.
(Diolah dari berbagai sumber media online oleh Alhiko)









